Manfaat Tanaman Porang dan Cara Budidayanya

Baru-baru ini warga indonesia  lagi hangat memperbincangkan tanaman porang. Setelah viralnya pak paidi yang dalam acara hitam putih trans 7 yang di bawakan oleh deddy corbuzier. Yang sebelumnya adalah seorang pemulung yang berasal dari madiun berhasil menjadi seorang miliader berkat tanaman porang.

Manfaat Tanaman Porang, Cara Budidaya porang, tanaman porang
Manfaat Tanaman Porang dan Cara Budidayanya


Porang adalah jenis tanaman penghasil umbi-umbian. Dengan nama ilmiah Amorphopallus muelleri BI. Banyak orang yang belum tahu menyamakan tanaman ini dengan iles-iles. Memang sekilas sama karena memang dari keluarga sama. Iles-iles mempunyai ciri-ciri daun agak renggang dan daunya tipis, warna batang cenderung ungu ada juga yang berwarna hitam atau coklat, tinggi rata-rata 40-50 cm tidak setinggi porang yang mencapai 1 meter bahkan sampai 1,5 meter serta warna ubinya putih seperti bengkoang.

Berikut adalah manfaat tanaman porang:

  • Bisa dijadikan Lem.
  • Campuran pembutan kertas agar kertas jadi kuat dan lemas.
  • Dalam bidang laboratorium bisa jadi bahan pengganti microba
  • Isolator listrik, kandungan glucomannan pada porang yang berbentuk gel dapat digunakan jadi pengganti gel silicon.
  • Campuran dalam dalam pembuatan alat-alat pesawat terbang dan parasut.
  • Sebagai bahan campuran makanan shirataki dan konyyaku di negara jepang.
  • Bahan penjernih air.
  • Sebagai bahan obat untuk pembentukan kapsul.
  • Kadar glucomannan mengurangi kadat kolestrol pada darah dan mempercepat rasa kenyang cocok untuk makanan diet penderita diabetes.
  • Banyak mengandung vitamin A dan B
Cara budidaya tanaman porang:
  1. Tanam bibit porang di lahan yang gambur/subur dan kondisi tanah tidak becek.
  2. Penanaman bisa di lakukan dengan cara pengguldan seperti menanam ubi/singkong
  3. Buat lubang dengan diameter 40 cm kedalman 30 cm di isi sekam bercampur pupuk kompos bertujuan agar pembesaran umbi porang tidak sulit dan 2x lipat lebih besar dan berbobot serta mempercepat uisa tanam.
  4. Jarak penanaman 50 cm agar pertumbuhan tidak terlalu rapat serta proses fotosintesis bekerja lebih maksimal.
  5. Setalah tumbuh tunas bisa melakukan pemupukan dengan pupuk kompos, dengan pupuk kompos bisa menjaga PH tanah agar tetap subur.
  6. Tanaman porang dapat dipanen pertama kali setelah umur  mencapai 3 tahun. Selanjutnya tanaman dapat dipanen setahun sekali tanpa harus menanam kembali umbinya.
  7. Tanaman porang hanya mengalami pertumbuhan selama 5 sampai 6 bulan tiap tahunnya (pada musim penghujan). Di luar masa itu, tanaman mengalami masa istirahat /dorman dan daunnya akan layu sehingga terlihat seolah-olah mati tanaman tersebut.
  8. Waktu panen tanaman porang dilakukan pada bulan April sampai Juli (masa dorma). Untuk umbi yang akan dipanen adalah umbi berukuran besar yang beratnya lebih dari 2 kg, sedangkan umbi yang masih kecil ditinggalkan untuk dipanen pada tahun berikutnya.
Demikian info tentang tanaman porang. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel