7 Sebab Datangnya Bencana/Musibah yang Pernah di Sampaikan Alm. Ustad Arifin Ilham

Pernahkah kita memikirkan apa penyebab Allah mendatangkan bencana pada suatu kaum atau negeri? Adakah yang meyakini bahawa bencana hadir di karenakan ulah tangan kita sendiri yakni di sebabkan banyaknya dosa yang kita lakukan? Ataukah kita berprasangka buruk bahwa Allah menzalimi hambaNya dengan bencana kekeringan atau kelaparan atau banjir, tanah longsor, gunung meletus dan tsunami yang ditimpakan pada suatu kaum?


Masih banyak orang yang belum menyadari bahwa ada sebab akibat antara perbuatan dosa dengan datangnya bencana. Padahal Allah dan RasulNya telah menjelaskan hal ini, di dalam banyak ayat dan hadits. Berikut adalah 7 sebab datangnya bencana yang di sampaikan Alm. Ustad Arifin Ilham:

1. Dosa

Alm. Ustad Arifin Ilham menjelaskan alasan pertama Allah menurunkan musibah atau bencana karena dosa yang sangat besar. Hal tersebut dipaparkannya tertulis dalam Surat Yassin ayat 19.

"Tujuh sebab, mengapa musibah datang bertubi-tubi, yang pertama karena banyaknya maksiat. Surat Yassin ayat 19 yang kita baca setiap hari, kemalangan-kemalangan terjadi, musibah-musibah terjadi, malapetaka terjadi, karena dosa keterlaluan kalian kepada Allah. ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

2. Durhaka

Penyebab musibah kedua diungkapkan Alm. Ustadz Arifin Ilham karena sikap durhaka seperti yang tertulis dalam Surat Al Qasas ayat 59.

"Yang kedua, banyaknya orang berbuat dzolim. Dengarkan Surat Al Qasas ayat 59, kami tidak akan menghancurkan suatu daerah, kecuali para penduduknya yang berbuat dzolim. Anak durhaka kepada orangtua, istri yang berani kepada suaminya, perampok, pembunuhan di mana-mana, ini mengundang bala bencana" ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

3. Merusak alam

Pemicu bencana diatur dalam Surat Ar Rum ayat 41 dijelaskan Alm. Ustadz Arifin Ilham karena perusakan alam yang dilakukan oleh manusia.

"Yang ketiga mengundang bala bencana, karena kelakuan tangan-tangan manusia. Ar Rum 41, telah tampak kerusakan di daratan dan lautan karena tangan-tangan jahil manusia, agar mereka merasakan akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali kepada Allah" ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

4. Pemimpin maksiat

Alasan mengapa Allah menurunkan bencana diungkapkan Alm. Ustadz Arifin Ilham karena banyak pemimpin yang melakukan maksiat dan dzolim kepada rakyatnya.

"Yang keempat, bencana terjadi karena para tokoh melakukan kemaksiatan dan kedzoliman. Dengarkan dengan iman, wahai penduduk Indonesia yang mulia, "bila kami ingin menghancurkan suatu negeri, para tokohnya untuk taat kepada Allah, tapi mereka maksiat, tapi mereka berbuat dzolim, tapi mereka berkhianat kepada-Ku dan makhluk-Ku, maka haklah untuk mereka datang bala bencana" ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

Hal tersebut seperti azab yang dikisahkan dialami sejumlah kaum sebelum Nabi Muhammad SAW, antara lain kaum Adh, kaum Samuth, kaum Luth dan kaum Nuh.

"Seperti kaum Adh, kaum Samuth, Luth, kaum nuh, kami hancurkan sehancur-hancurnya. Siapa tokoh itu? Para pemimpin kita yang sumpah Al Quran di kepalanya. Demi Allah tidak korupsi, lalu korupsi", ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

"Siapa lagi? hartawan orang-orang kaya yang dengan hartanya berfoya-foya, sombong, maksiat dengan kekayaannya di tengah banyak orang yang menderita. Siapa lagi? Ulama yang menjual ayat-ayat Allah dengan murah. Subhanallah," tambahnya.

5. Orang baik diam

Azab dijelaskan Ustaz Arifin Ilham juga disebabkan karena orang soleh dan orang baik diam ketika menyaksikan sebuah kejahatan.

"Yang kelima, mengapa bala bencana terjadi? karena orang-orang soleh, orang-orang baik diam melihat kemaksiatan dan kemungkaran. Surat Al Anfal ayat 25, "takutlah kalian dengan musibah yang tidak hanya menimpa orang yang maksiat, orang yang berbuat dzolim, tapi juga kalian yang soleh," ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

"Maka, masa bodoh dengan kemaksiatan bukanlah sikap seorang mukmin. Amal Maruf Nahi Mungkar adalah amal cerdas," tambahnya.

6. Rahmat Allah

Alasan mengapa Allah memberikan musibah karena rahmat. Musibah katanya sebuah peringatan agar manusia kembali ke jalan Allah.

"Yang keenam, justru karena rahmat Allah, karena peringatan yang Allah hadirkan agar hadir mahkamah kesadaran kita," ungkap Alm.  Ustadz Arifin Ilham.

"Ikhwah, dengarkan dengan iman, Surah Al Baqarah ayat 155, 156, 157. "Kami pasti uji kalian dengan sesuatu yang membuat kalian takut lapar, takut miskin, takut kematian. Tapi kabarkan berita gembira bagi hamba-hamba Allah yang sabar dari semua ujiannya, yang mereka berkata' kami milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Allah," jelasnya.

7. Teguran

Penyebab musibah terakhir adalah memberikan teguran kepada umat muslim agar tetap bersabar. Musibah pun dapat menjadikan pelajaran agar semakin giat beribadah dan berbuat baik.

"Yang terakhir, yang ketujuh. Ada yang nanya, "bagaimana yang maksiat yang selamat? Tenang-tenang saja, yang berbuat dzolim, malah sukses? Di mana keadilannya?," ungkap Alm. Ustadz Arifin Ilham.

"Allah maha adil, dengarkan surat Hud 15-16, "barang siapa mencari kemenangan dunia lalu dia menghalalkan semua cara", apa kata Allah? "Kami beri, tapi di akhirat tidak mendapatkan secuil pun kenikmatan, malah nikmat di dunia yang menjadi bahan bakar. Azab untuk dirinya. Itulah istidrat, orang beriman menjadikan peristiwa apa pun sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah," tambahnya.

Tujuh sebab bencana tersebut diungkapkan Alm. Ustadz Arifin Ilham harus disikapi umat muslim dengan sabar. Sebab, musibah diterangkan dalam Al Quran dapat berarti banyak, antara lain merupakan rahmat Allah, peringatan atas maksiat, azab hingga mengangkat derajat seseorang.

"SubhanAllah, simak dengan iman sampai tuntas tidak berarti yg kena musibah itu azab dan tidak berarti yg selamat dari musibah itu mulia. Nilainya berbeda beda, bisa rahmat musibah itu, bisa peringatan, bisa azab, bisa mengangkat derajat tergantung amalan setiap individunya. Hati yg bersih bisa membacanya, sahabatku Agung," jelasnya.

Baca Juga: Inilah 5 Fakta Unik Masjid Megah di Tengah Hutan yang Lagi Viral di Medsos

Alm. Ustadz Arifin Ilham memberikan doa yang biasa diucapkan Nabi Muhammad SAW agar selamat dari musibah.

"Inilah doa Rasulullah agar kita selamat dari berbagai macam musibah atau musibah yg bertubi tubi:
للَّهُمَّ إِنَّي أَعُوذُبِكَ مِن جَهدِ البَلاَء وَدَركِ الشَّقَاء وَسُوءِ القَضَاء وَشَمَاتَتِ الأَعدَاء.
Ya Allah lindungilah hamba dari dahsyat musibah, dan dari musibah bertubi, dan dari kesalahan bersikap dalam memutuskan, dan dari kegembiraan musuh karena musibah menimpa kami'. (HR Bukhori).

Demikian info yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua.

Belum ada Komentar untuk "7 Sebab Datangnya Bencana/Musibah yang Pernah di Sampaikan Alm. Ustad Arifin Ilham"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel